Banyak orang yang setuju perpustakaan merupakan
salah satu tempat yang tepat untuk mendapatkan sebuah informasi dengan cepat,
namun masih belum banyak yang setuju bahwa perpustakaan merupakan tempat yang
nyaman untuk menggali informasi. Tentu hal ini menjadi sebuah delima sebuah
perpustakaan yang memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk mengadakan,
mengelolah, menyediakan, dan menyebar informasi ke pustaka namun pemustaka itu
sendiri tidaklah merasanyaman didalam sebuah perpustakaan.
Didalam dunia pendidikan sebuah informasi
merupakan sebuah kebutuhan pokok yang harus didapat disekolah, sehingga dari
hal in sebuah perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai pusat
pembelajaran dalam pemenuhan kebutuhan informasi. Dimana segala aktivitas dan
sumber informasi didalam sebuah perpustakaan dapat menentukan bagaimana tingkat
kemajuan sekolah tersebut, hal ini dapat dibuktikan dengan sejauh mana
pengetahuan yang diperoleh siswa selama disekolah dan perpustakaanya. Sehingga dari hal itu pihak pemerintah juga memperhatikan
perkembangan perpustakaan sebab pengembangan dan penataan perpustakaan menjadi
bagian penting dari pelaksanaan gerakan literasi SD dan pengelolaan pengetahuan
yang berbasis pada bacaan. Perpustakaan yang dikelola dengan baik mampu
meningkatkan minat baca warga SD dan menjadikan mereka pembelajar sepanjang
hayat. (Muhammad 2016)
Dari sini kita dapat melihat seberapa pentingnya
peran perpustakaan didalam sebuah institusi pendidikan, maka perpustakaan
tersebut haruslah mampu melayani seluruh kebutuhan yang ada didalamnya. Usaha
pemenuhan kebutuhan pemustaka sangatlah banyak yang perlu diperhatikan. Namun Salah satu factor yang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh pustakawan
untuk menjadikan perpustakaan ideal ialah bentuk bangunan dan penataan ruang
sebuah perpustakaan. Nah kali ini pembahsan kita adalah mengenai Desain
Penataan ruang sebuah perpustakaan di sekolah.
Berikut ini merupakan hal hal yang perlu
diperhatikan dalam Pembangunan Perpustakaan
1.
Gedung Perpustakaan
Gedung atau bangunan sebuah
perpustakaan sangatlah berfariasi, namun sudah banyak kita temui sebuah
perpustakaan sekolah memiliki tampilan
yang tidak jauh berbeda dengan bangunan kelas yang ada disamping kanan dan
kiri. Disini kita setidaknya dapat melakukan perubahan bahwa perpustakaan
sekolah adalah sebuah tempat yang utama sehingga tampilan luar perpustakaan
haruslah mencolok dan berbeda denganbangunan lainya. Letak perpustakaan di
sekolah jugalah harus ditempat setrategis, setidaknya berada tepat ditengah
bangunan sekolah agar setiap warga sekolah dapat dengan mudah untuk
menjangkaunya. Dan untuk luas sebuah perpustakaan juga sangatlah diperhatikan,
seorang pustakawan setidaknya mampu merencanakan pembangunan perpustakaan yang
berjangka panjang, sehingga juga perlu diperhitungkan proporsi dari jumlah
keseluruhan siswa dengan luas bangunan. Dalam perencanaan pembangunan ini
seorang pustakawan harus mampu memfikirkan Luas bangunan yang akan dibangun
akan mampu menampung jumlah siswa dalam satu tahun sampai 5 tahun kedepan.
2.
Perencanaan Tata Ruang
Perencanaan tata ruang didalam
sebuah perpustakaan merupakan hal utama, sehingga didalam perencanaan dan
pengelolaan ruangan perpustakaan haruslah ada beberapa ruang yang wajib ada
didalam perpustakaan diantaranya adalah:
a. Ruang Sirkulasi
b. Ruang Koleksi
Umum
c. Ruang Baca
d. Ruang
Pengelolahan
e. Ruang Penitipan
Barang
Setidaknya didalam sebuah
perpustakaan sekolah harus terdapat 5 ruang tersebut. Namun untuk memfasilitasi
siswa agar merasanyaman diperpustakaan maka perlu beberapa ruang tambahan
diantaranya adalah;
a. Ruang Refrensi
& Komputer
b. Ruang Audio,
Vidio
c. Ruang Diskusi
d. Dan Beberapa
ruang sesuai kebutuhan siswa. Seperti halnya kantin / taman relex.
Bagaimanapun juga Pengadaan Ruang
haruslah Menyesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan pemustaka dan keadaan
lingkungan sekolah itu sendiri.
3.
Penataan Fasilitas
Selain perencanaan Penataan ruang
semaksimal mungkin tetapi masih tetap diperlukan sebuah perencanaan pengadaan
dan penataan fasilitas perpustakaan sekolah , dimana perencanaan tersebut
haruslah dapat memperkirakan adanya proporsi ruangan dan keberadaan fasiltas
dan ke efisienan fasilitas tersebut didalam penggunaaanya. Hal ini juga dapat
berakibatkan fatal didalam desain interior sebuah perpustakaan terhadap
penataan fasiltas disebuah perpustakaan. Sebab penataan fasilitas didalam
sebuah perpustakaan haruslah mampu memperkirakan setiap detai detail dari
setiap peletakan fasilitas dan tetap memperhatikan tingkat keefektifan dalam
bergerak, serta tetap memperhatikan segala dampak dalam kesehatan seorang
pemustaka maupun pustakawan sendiri.
Penataat Fasilitas ini dapat berupa posisi
peletakan sebuah rak buku yangharus memiliki sebuah space (jarak) untuk 2 orang
yang saling berbalik badan untuk mencari buku dan juga masih mapu untuk
dijadikan jalan saat orang lain melewati kedua orang yang saling berballik
badan. Seorang pemustaka juga harus menyediakan sebuah solusi didalam
kekurangan fasilitas yang tersedia. Disini dapat dicontohkan untuk setia orang
memiliki tinggi badan yang berbeda maka pemustaka harus menyediakan tangga atau
sebuah bangku untuk membantu pustakawan yang memiliki poster rendah untuk
mengambil sebuh buku dari rak yang cukup tinggi.
0 komentar:
Posting Komentar